Analisis Bahasa Lisan pada Keterlambatan Bicara Anak Usia 6 Tahun

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24905/cakrawala.v17i1.349

Kata Kunci:

Bahasa Lisan, Keterlambatan Bicara

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang keterlambatan bicara anak usia 6 tahun yang dialami oleh Muhammad Rafasya. Peneliti memakai riset deskriptif kualitatif dengan teknik SSR (Single Subject Research). Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara narasumber. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bahasa lisan anak dan penyebab keterlambatan bicara pada anak usia 6 tahun. Berdasarkan hasil analisis ditemukan 1) Lipsing yaitu pada saat berbicara terjadi perubahan huruf; 2) Slurring, yaitu ucapan yang tidak jelas; 3) Stuttering, yaitu berbicara gagap dan ragu-ragu; 4) Cluttering, yaitu berbicara dengan sangat cepat dan sulit dipahami maksudnya. Salah satu faktor penyebab keterlambatan bicara adalah karena faktor lingkungan seperti: Kurangnya stimulasi dari orang tua dan orang terdekat. Terapi wicara dan mengenalkan kosa kata baru setiap hari merupakan pilihan untuk meningkatkan kemampuan anak yang terlambat berbicara. Akibat dari keterlambatan bicara pada anak menyebabkan perlambatan perkembangan kognitif, sosial, emosional dan fisik motorik, selain itu berdampak pada kesulitan berkomunikasi secara tepat, interaksi dengan lingkungan sangat kurang dan mempengaruhi tingkat wawasan anak.

Biografi Penulis

  • Risqa Fina Fauziyah, Universitas Negeri Malang

    Mahasiswa Magister Pendidikan Anak Usia Dini

  • Nur Hidayah, Universitas Negeri Malang

    Dosen Magister Pendidikan Anak Usia Dini

  • Pramono Pramono, Universitas Negeri Malang

    Dosen Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Referensi

Diterbitkan

2023-05-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Analisis Bahasa Lisan pada Keterlambatan Bicara Anak Usia 6 Tahun. (2023). Cakrawala: Jurnal Pendidikan, 17(1), 61-71. https://doi.org/10.24905/cakrawala.v17i1.349

Artikel Serupa

1-10 dari 18

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama