Penggunaan Bahasa Alay pada SMS di Kalangan Remaja
- Keywords:
- Bahasa Alay, SMS, Aferesis, Sinkope, Apokope, Permainan Angka, Simbol
- Abstract
-
Bahasa alay merupakan bahasa yang sering digunakan oleh para remaja dalam
menyampaikan pesan secara singkat atau sms melalui ponsel seluler. Penggunaan bahasa alay
sms yang semakin marak dalam dunia maya perlu dikaji secara mendalam. Tulisan ini
mencoba mengkaji penggunaan bahasa alay pada sms di kalangan remaja. Kajian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa sms, khususnya pengaruh sms dalam
menciptakan konstruksi bentuk bahasa dalam realitas kehidupan bermasyarakat. Secara
khusus, kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk bahasa alay pada sms yang
menggunakan permainan angka, simbol sebagai pengganti huruf, tanda elipsis, dan bentukbentuk singkatan yang ditinjau dari aspek fonologi, morfologi, dan sintaksis.
Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut dikumpulkan sejumlah data melalui
metode simak dengan teknik catat sebagai kelanjutannya. Pencatatan dilakukan pada kartu
data yang telah disiapkan. Data yang telah terkumpul, kemudian dianalisis dengan metode
agih dengan teknik bagi unsur langsung dan unsur terkecil sebagai dasar. Teknik tersebut
ditindaklanjuti dengan teknik ekspansi dan ganti sebagai kelanjutannya. Untuk mengkaji
simbol dan angka yang digunakan digunakan metode padan dengan teknik pilah unsur
penentu sebagai dasar dan hubung banding beda sebagai kelanjutannya.
Hasil kajian tersebut berupa deskripsi tentang penggunaan bahasa alay pada sms di
kalangan remaja. Bahasa alay pada sms memiliki struktur yang berbeda dengan struktur
bahasa Indonesia baku. Bahasa alay pada sms di kalangan remaja proses pembentukannya
dapat dilihat dari aspek fonologis, morfologis, sintaktis, dan permainan angka, dan simbol
(tanda). Dilihat berdasarkan aspek fonologis, proses pembentukan kata bahasa alay terjadi
melalui peristiwa aferesis, sinkope, dan apokope. Dilihat secara morfologis, proses
pembentukan kata bahasa alay terjadi melalui kontraksi dan akronim, sedangkan secara
sintaktis, proses pembentukan bahasa alay terjadi dari frasa dan klausa.
Di samping itu proses pembentukan bahasa alay juga terjadi melalui permainan
angka dan penggunaan simbol atau tanda-tanda khusus. Permainan angka, khususnya angkaangka tertentu mewakili huruf atau rangkaian huruf (2,3,4,5,7,9), sedangkan penggunaan
simbol atau tanda tertentu dalam bahasa alay mewakili perasaan dan sebagai penegas ekspresi
penggunanya. - Downloads
-
##plugins.themes.default.displayStats.noStats##
- References
- Downloads
- Published
- 01.05.2014
- Issue
- Vol. 8 No. 1 (2014)
- Section
- Articles
- License
-
With the receipt of the article by the Editorial Board of the Cakrawala: Jurnal Ilmu Pendidikan and it was decided to be published, then the copyright regarding the article will be diverted to Cakrawala: Jurnal Ilmu Pendidikan.
Cakrawala: Jurnal Ilmu Pendidikan hold the copyright regarding all the published articles and has the right to multiply and distribute the article under Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
A copyright transfer from the author to the journal is done by filling out the copyright transfer form by the author.
Copyright Transfer Letter: Download
Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License
How to Cite
Similar Articles
- Didit Sutono, Rancangan Pembelajaran Berkarakteristik Inovasi Abad 21pada Materi Teks Deskriptif Rumah Adat Jawamata Pelajaran Bahasa Jawa dengan Model Pembelajaran Cooperatif Learning di SMK Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Special Issue: Pedagogy in Indonesia
- Dahlia Anggraeny, Peningkatan Kemampuan Berkomunikasi Peserta didik Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Permainan pada Peserta didik Kelas Xii Bdp 1 Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Special Issue: Pedagogy in Indonesia
- Nurul Aisyah, Purwo Susongko, Mukhammad Aji Fatkhurrohman, Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) dengan Permainan Teka-Teki Silang (TTS) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Vol. 13 No. 2 (2019)
- Yulia Nur Ekawati, Peningkatan Kemampuan Mendengarkan (Listening) Mahasiswa Bahasa Inggris Melalui Model Pembelajaran “Project-Based Learning” , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Vol. 11 No. 2 (2017)
- Winarko, Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Penjasorkes Materi Permainan Bola Voli Melalui Model E’i Berbantuan Gadis Desa Pada Siswa Kelas VII G SMP Negeri 2 Balapulang Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017 , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Vol. 11 No. 1 (2017)
- Sih Yunika Purbawati, Sri haryani, Noening Andrijati, Sudarmin, Sri Wardani, Wahyu Lestari, Desain Educaplay pada Materi Pecahan dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Vol. 18 No. 2 (2024)
- Paridjo, Suatu Solusi Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Vol. 2 No. 1 (2006)
- Yanuarto, Dana BOS dan Pengaruhnya terhadap Kesempatan Memperoleh Pendidikan yang Bermutu bagi Masyarakat di Kota Tegal , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Vol. 6 No. 1 (2011)
- Tity Kusrina, PERILAKU KEHIDUPAN REMAJA HETEROSEKSUAL , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Vol. 4 No. 7 (2010)
- Dewi Amaliah Nafiati, Penerapan Model "Contecstual Teaching Learning" dalam Peningkatan Life Skill Pelajaran Akuntansi di SMK Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Vol. 3 No. 5 (2008)
You may also start an advanced similarity search for this article.
Most read articles by the same author(s)
- Bowo Hermaji, Tindak Tutur Penerimaan dan Penolakan dalam Bahasa Indonesia , Cakrawala: Jurnal Pendidikan: Vol. 7 No. 1 (2013)

